Pria Impotensi

Pria impotensi adalah salah satu masalah yang paling besar tentunya untuk dirinya sendiri. Bagi seorang pria, menderita impotensi merupakan momok yang menakutkan. Bahkan kerap menjadi pemicu utama keretakan suatu rumah tangga. Ketika seorang pria sudah tidak mampu lagi ereksi atau mengalami masalah disfungsi ereksi, maka kehidupannya akan terasa tidak sempurna dan hampa.

Kata impoten ini lebih identik dengan lemah syahwat yang berarti ketidakmampuan seorang pria untuk melakukan ereksi pada penisnya. Selain diartikan tidak mampu ereksi, impoten bisa juga diartikan sebagai ejakulasi dini atau tidak bisa mencapai orgasme. Ereksi atau tidaknya penis seseorang bukan atas kehendak hati seorang pria tersebut, tapi memang sudah ada mekanisme yang mengaturnya secara otonom. Ereksi terjadi saat pembuluh darah kaku dan menyempit, arus darah ke penis kurang deras, maka tidak akan terjadi ereksi. Atau bisa juga ereksi, tapi tidak penuh.

Pria Impotensi

Pria Impotensi

Sebetulnya banyak faktor yang melatarbelakangi terjadinya impotensi ini dari masalah kejiwaan sampai penyakit. Seorang suami yang pernah melihat langsung proses persalinan istrinya, bisa mengalami trauma yang mengakibatkan penisnya tidak bisa menjadi besar dan tegang seperti sedia kala.

Faktor Penyebab Pria Impotensi

Setiap kondisi fisik anda yang mengganggu hasrat seksual atau libido atau sinyal syaraf ke penis anda akan menyebabkan disfungsi ereksi atau impoten. Penyebab yang paling umun adalah kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah dan aliran darah yang menuju kepenis, seperti arteri yang dihubungkan dnegan diabetes, obesitas, merokok, tekanan darah tinggi, dan kolesterol yang tinggi.

Penyebab umum lainnya yang dapat mengakibatkan seorang pria impotensi antara lain:

  • Penyakit yang menyerang otak anda seperti misalnya penyakit stroke.
  • Jarang atau yang sering kita ketahui dengan jaringan parut pada penis yang menyebabkan berat melengkung (penyakit Peyronie) selama ereksi
  • Kerusakan yang terjadi pada saraf yang mengirimkan sinyal dari kabel otak dan tulang belakang untuk penis yang di akibat dari penyakit diabetes, multiple sclerosis, operasi panggul atau prostat, terapi radiasi, atau panggul atau sepDEa seat trauma tekanan yang anda alami saat ini.
  • Adanya ketidakseimbangan yang terjadi pada hormon seperti testosteron yang rendah, prolaktin tinggi, dan kadar hormon tiroid yang abnormal.
  • Penyakit ginjal yang kronis dan penyakit hati, yang berpengaruh pada pembuluh darah, saraf, dan hormon.

Apabila anda termasuk pria impotensi tidak perlu khawatir anda dapat menyembuhkannya dengan cara:

  • Terapi penis secara langsung dengan menyuntikkan obat ke dalam penis atau dimasukkan ke dalam daerah uretra untuk meningkatkan aliran darah.
  • Alat vakum adalah alat plastik yang berbentuk silinder dan lembut pompa vakum genggang eksternal yang berfungsi untuk menarik darah ke dalam penis anda.
  • Konseling psikologis jika berhubungan dnegan masalah emosional yang dapat menjadi pemicu munculnya disfungsi ereksi atau impoten. Seorang terapi seks mungkin akan anda butuhkan untuk mengatasi masalah pria impotensi ini.
  • Terapi penggantian testosteron. Pada seorang pria dengan kadar testosteron yang rendah dan hipogonadism, testosreron dapat diganti melalui suntikan. Atau dapat juga dengan menggunakan patch kulit, gel, atau tablet ditempatkan di antara pipi dan gusi. Kombinasi pengobatan antara terapi dan medis. Beberapa orang diantara anda mungkin tidak merespon dengan baik untuk salah satu diantara tiga terapi pengobatan saja yang mungkin memiliki respon yangb lebih baik dengan kombinasi pil plus terapi penis secara langsung ini atau jika kadar testosteron dalam darah anda rendah, terapi penggantian testosteron ini adalah salah satu jalan keluar yang baik untuk anda.

Berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi penyebab dari pria impotensi namun kurang diperhatikan oleh anda yang menjadi penderita impoten seperti:

–        Mengkonsumsi obat-obatan untuk rambut rontok

–        Pengobatan untuk rambut rontok memiliki efek samping di antaranya disfungsi ereksi dan penurunan libido pada sebagian pria

–        Penyakit gusi dengan peradangan kronis dan infeksi meningkatkan risiko dari disfungsi ereksi, demikian menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Sexual Medicine.

–        Pembuluh darah dan aliran darah yang sehat merupakan syarat esensial untuk memperoleh dan mempertahankan ereksi.

Pria impotensi dapat juga dicegah dengan beberapa hal yang harus anda perhatikan. Hal tersebut antara lain:

–        Menjaga kelebihan berat badan yang menimbulkan banyak masalah kesehatan seperti penyakit diabetes.

–        Memperhatikan pola dan jenis makanan yang buruk untuk jantung akan buruk pula untuk penis anda.

–        Menjaga selalu untuk menghindari kebiasaan atau makanan yang dapat menyebabkan terkena tekanan darah tinggi dan kolesterol yang tinggi yang akan menyebabkan pria impotensi.

–        Olahraga adalah salah satu cara yang paling umum untuk mengatasi segala jenis penyakit yang ada dalam diri anda. Telah terbukti yang menghubungkan gaya hidup dengan impotensi.

–        Menghindari penggunaan sterois yang berkerja dengan merangsang pembentukan hormon dalam tubuh anda. Steroid ini biasanya digunakan oleh atlet dan juga berniagawan yang digunakan untuk mempercepat pembentukan otot, namun mereka tidak memperhatikan bahwa steroid justru akan mengecilnya testis dan mengurangi kemampuan anda untuk memproduksi testosteron.

–        Dengan berhenti merokok anda akan terhindar dari salah satu pria yang termasuk pria impotensi.  Karena merokok dapat membahayakan pembuluh darah dan membatasi aliran darah dari dan menuju kepenis.


=====================================

>>> New Prozos Herbal dari Alami Untuk Meningkatkan Vitalitas Pria dan Peningkat Gairah Pria, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Jual Obat Kuat and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *